Minggu, 15 Mei 2016

Jurnal Anak Kuliah #6: Arsitek 2

“Apa kau menyesal masuk jurusan arsitektur?”
Tanya temanku padaku.
“Yap! Aku menyesal!”
“Eh!? Kau benar menyesal?!”
“Iya.”
“Kalau begitu kenapa tidak ganti jurusan?”
“Karena a) aku baru menyadarinya saat semester 4; b) aku berasumsi bahwa semua jurusan itu sama sulitnya dengan arsitektur; c) tinggal jalani saja, maksudku sebelumnya aku menjalani hidupku selama 3 tahun di SMA dan ‘poof’, tanpa sadar aku sudah lulus; dan d) setidaknya jika sudah lulus peluang kerjaku tidakla sedikit, atau setidaknya begitualah yang kukira.”

Kulanjutkan dengan mengangkat kedua tanganku, mengisyaratkan “apa boleh buat”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar